PERJALANAN “TEACHER PARTNERSHIP”
KE ADELAIDE, AUSTRALIA SELATAN
(4)
Sekilas
tentang Kota Adelaide
Adelaide
merupakan ibu kota South Australia, yang terletak di selatan benua Australia.
Kota ini merupakan kota pelajar yang berpenduduk sekitar 1,2 juta orang saja.
Dengan penduduk yang sedikit tersebut, tidak heran apabila diberbagai sudut
kota suasana tampak lengang. Keramaian hanya terdapat di titik- titik tertentu saja seperti di daerah sekitar King William Street (Pusat Kota) itu pun
hanya pada jam-jam tertentu saja.
Adelaide memiliki daya tarik yang
sangat luar biasa. Salah satunya adalah keramahan penduduknya. Tidak seperti
orang-orang barat pada umumnya, penduduk Australia terutama penduduk Adelaide
adalah orang-orang yang ramah. Mereka senantiasa menyapa meskipun kepada orang
yang tidak mereka kenal. Minimal mereka mengatakan “Hi….” Sambil melambaikan
tangan. Apabila dimintai pertolongan mereka sangat respek dan membantu
semaksimal mungkin. Misalnya ketika menanyakan
suatu tempat, mereka tidak segan-segan untuk menjelaskan dan membantu menunjukan
arah sampai
jarak tertentu ke arah
tempat yang dimaksud.
Ada pengalaman menarik. Di hari
pertama kunjungan ke
Seaview High School, saya berangkat pukul 08.30 pagi
bersaya seorang teman satu rumah yang berasal dari SMPN 2 Bandung. Kami naik
bis karena sebelumnya sudah dijelaskan oleh homestay dimana kami naik dan
dimana kami harus turun apabila mau ke sekolah. Namun setelah di bis, saya dan
teman saya lupa lagi dimana harus turun, dan saya mencoba meminta ke sopir bis
untuk diturunkan di jalan menuju Seaview High School. Tapi si sopir malah
menanyakan nama jalannya, dan saya juga tidak tahu nama jalannya. Kemudian saya
balik lagi ke kursi dan membuka map untuk mencari nama jalan dimana sekolah
berada, ternyata nama jalannya adalah Seacombe. Setelah menemukan saya balik
lagi ke sopir dan menyebutkan nama jalannya, lalu apa jawaban sopir......”Waktu
anda menanyakan tadi itu adalah Seacombe road” katanya. Waah, jadi sudah
kelewat dong, trus si sopir menyarankan untuk turun dan menunjukan saya untuk
naik bis lagi yang diseberang. Kemudian kami turun dan kebetulan disana ada
seorang perempuan yang ternyata adalah mahasiswa Universitas Flinder, lalu kami
menanyakan kembali, dan akhirnya kami memutuskan untuk tidak naik bis tapi
jalan kaki saja. Lalu kami menemukan perempatan dan kami belok kanan, setelah
lama berjalan mungkin sekitar 20 menit, ternyata kami tidak menemukan sekolah
yang dituju sampai kami menemukan kembali perempatan. Kebetulan disana ada
perempuan tua dan suaminya mau turun dari mobil, lalu kami menanyakannya, dan
dia menjawab anda salah seharusnya tadi bukan belok kanan tapi belok kiri dan itu
dekat dari perempatan itu. Waah.....lemaslah kami, karena harus balik lagi.
Tapi untungnya di kejauhan terlihat bis, dan kami langsung memberhentikan bis
itu. Lalu si perempuan tua tadi menghampiri sopir bis dan bilang “Orang-orang
ini mau ke Seaview High School, tolong berhentikan disana”, lalu kata sopir
“Bis ini tidak lewat sekolah itu, tapi saya akan berhentikan diperempatan
sebelum sekolah itu”. Sesampainya di perempatan, bis berhenti dan sopir
mempersilakan kami untuk turun sambil menunjukan dimana letak sekolah yang kami
tuju.
Alhamdulillah, setelah berjalan beberapa menit akhirnya
kami pun tiba di sekolah.